Isu larangan Tari Jaipong
Beredar kabar Aher melarang Jaipong. Ia membantah lewat keterangan pers: yang ia minta hanya agar busana dan gerakan penari diperhalus, lebih sopan dan terhormat.
Wilujeng sumping, baraya.
Ahmad Heryawan. Gubernur Jawa Barat dua periode, 2008 sampai 2018. Kini Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, wakil rakyat dari Dapil Jawa Barat II.
Sebelum dikenal sebagai Kang Aher, ia adalah anak kampung yang berjualan gorengan sambil berangkat sekolah.
Aher lahir dari keluarga sederhana di Sukaraja. Sejak SD hingga SMA, ia membawa gorengan buatan tetangga dan menjajakannya di sepanjang jalan menuju sekolah.
Lulus SMA, ia mendapat beasiswa penuh dari Kedutaan Besar Arab untuk kuliah di Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta, dan lulus dengan nilai terbaik.
Setelah itu ia mengajar dan berdakwah. Ia tercatat mengajar di Ma'had Al Hikmah, Dirosah Islamiyyah Al Hikmah, Universitas Ibn Khaldun Bogor, program ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dan Pusat Studi Islam Al Manar.
Sejak 1991 ia aktif di Persatuan Umat Islam (PUI), dipercaya menjadi ketua umum mulai 2004, dan kemudian memimpin Majelis Syura PUI.
Sekolah di Sukabumi, kuliah di Jakarta, sepuluh tahun di Gedung Sate, lalu ke Senayan.
19 Juni 1966, hari Minggu, di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Lanjut kuliah di LIPIA dengan beasiswa tanpa biaya.
Menikah dengan Netty Prasetiyani pada Januari 1991, dikaruniai enam anak. Di tahun yang sama mulai aktif di Persatuan Umat Islam.
Lalu meniti karier sebagai dosen dan mubalig: Lembaga Dakwah Islam Al Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun, dan dosen tidak tetap FE Ekstensi UI.
Mulai 25 Agustus 1999 dari Dapil Jakarta III, sekaligus Ketua Fraksi Partai Keadilan (kemudian PKS) DPRD DKI sampai 2004. Ia duduk di DPRD DKI dua periode.
Berpasangan dengan Igo Ilham, belum terpilih.
Sejak 4 Oktober 2004, bersama Ilal Ferhard dan Maringan Pangaribuan, di bawah Ketua Ade Surapriatna. Di tahun ini pula ia menjadi Ketua Umum PUI.
Menang Pilgub 2008 dengan 7.287.647 suara (40,50%), dilantik 13 Juni 2008 bersama wakilnya Dede Yusuf.
Dinobatkan sebagai Tokoh Perubahan 2011 oleh Republika, dan menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Youngsan University, Korea Selatan, 15 November 2011.
Pasangan nomor 4 Aher–Demiz ditetapkan menang pada 3 Maret 2013 setelah pemungutan suara 24 Februari, dengan 6.515.313 suara (32,39%) dari 26 kabupaten dan kota.
Namanya masuk bursa calon presiden dari PKS, lalu menjadi juru kampanye Prabowo–Hatta di Jawa Barat. Tahun ini ia juga menyelesaikan pascasarjana Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan di IPB.
Masa jabatan gubernur berakhir 13 Juni 2018, sepuluh tahun penuh. Di tahun yang sama ia meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dan Bisnis dari Universitas Padjadjaran.
Ditetapkan secara aklamasi pada 25 Juni 2025, menggantikan Netty Prasetiyani. Inilah jabatannya saat ini.
Dua periode di parlemen Jakarta, dua periode memimpin provinsi berpenduduk terbesar di Indonesia.
Karier politiknya dimulai bersama Partai Keadilan. Terpilih ke DPRD DKI pada 1999, ia memimpin fraksinya, lalu setelah Pemilu 2004 menjadi Wakil Ketua DPRD DKI periode 2004–2009 sebelum melangkah ke Jawa Barat.
Misinya kala itu: membentuk masyarakat berbasis pengetahuan. Ia memprioritaskan pendidikan murah, sejuta lapangan kerja, kesehatan masyarakat, perbaikan ekonomi warga, dan pembenahan infrastruktur di seluruh Jawa Barat.
Menjelang Pilgub 2013 sempat beredar isu kurangnya dukungan dari PPP, namun pasangan Aher–Demiz tetap maju dan menang. Sejak memimpin pada 2008, deretan penghargaan untuk Jawa Barat mengangkat namanya sebagai gubernur berprestasi.
Aher menyebut hampir 80% warga Jawa Barat mendukung pencalonannya sebagai presiden, meski PKS belum mengumumkan jagoannya. DPW PKS Jabar mengklaim delapan provinsi mendukung, Deddy Mizwar siap menggantikan bila ia terpilih, dan di Garut muncul kelompok relawan bernama Barisan Ahmad Heryawan (Baraya). Di internal PKS ia bersaing dengan Anis Matta dan Hidayat Nur Wahid.
Ia turun langsung menemui warga, dari Pasar Baros sampai menjadi tukang ojek sehari. Slogannya Super: security, prosperity, religious, yakni masyarakat yang tenteram, sejahtera, dan agamis.
PKS akhirnya bersama Gerindra, PPP, dan PAN mengusung Prabowo Subianto–Hatta Rajasa. Aher legawa tidak dicalonkan, lalu memimpin pemenangan di Jawa Barat bersama sembilan kepala daerah: Ridwan Kamil, Atty Suharti Tochija, Bima Arya Sugiarto, Budi Budiman, Nur Mahmudi Ismail, Dadang M. Nasser, Uu Ruzhanul Ulum, Anna Sophanah, dan Dedi Mulyadi. Tiga gubernur PKS lain ikut: Abdul Ghani Kasuba, Gatot Pujo Nugroho, dan Irwan Prayitno.
Tim Jokowi–JK sempat memintanya mundur atau cuti. UU No. 42 Tahun 2008 membolehkan kepala daerah berkampanye di luar hari kerja, dan Aher bersama Deddy Mizwar mengajukan cuti kepada Mendagri Gamawan Fauzi secara bergantian agar Jawa Barat tak pernah kosong pimpinan.
Tujuh bidang kerja selama 2008–2018. Ketuk tiap bidang untuk membuka rinciannya.
Pendidikan agama ikut diperhatikan, misalnya lewat pembukaan perkemahan santri pada Desember 2008. Di jalur nonformal, ia menggarap pemberantasan buta huruf, kesejahteraan perempuan, dan edukasi kesehatan reproduksi, terutama bagi perempuan yang menikah muda. Saat itu angka kematian ibu melahirkan di Jabar sekitar 215 per 100 ribu kelahiran, tertinggi kedua setelah NTB.
Juni 2009 ia melepas 3.000 mahasiswa Unpad untuk KKN sebulan di berbagai daerah Jawa Barat. Februari 2010 ia mencanangkan program Tabunganku agar pelajar SD sampai SMA terbiasa menabung dan mengenal produk perbankan.
April 2014 ia merencanakan penginapan di Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Jalan Diponegoro, Bandung, untuk ulama dan pendakwah dari seluruh Indonesia. Ia juga merencanakan enam perguruan tinggi negeri baru dan satu cabang IPB, karena rasio kampus terhadap penduduk Jabar masih kecil.
Jalan Raya Surade–Sagaranten di Sukabumi jadi prioritas perbaikan 2009 karena menghubungkan Jawa Barat dan Banten. Ia juga bertekad memperbaiki seluruh jalan nasional di Jabar sebelum arus Ramadan. Lelang proyek dilakukan secara elektronik.
Pada 2014 ia memulai rencana monorel yang menghubungkan Kota Bandung dengan kabupaten sekitarnya, plus alat pembakar sampah untuk Bandung; konstruksi monorel dijadwalkan Juli 2014.
Bersama Prancis, Pemprov Jabar menjajaki kerja sama pembangkit listrik dan rel kereta api.
Citarum dua kali disorot Daily Mail, pada 2007 dan April 2014, sebagai salah satu sungai paling tercemar di dunia. Aher menargetkan airnya bersih setara baku air minum paling lambat 2015, sesuai program Citarum 10 km di Bappeda, dan tak ragu memidanakan industri pencemar.
Menteri PU Djoko Kirmanto memuji pemahamannya soal pengelolaan sumber daya air. Untuk konservasi, ia mengusulkan pemerintah membeli hutan rakyat, karena kawasan yang disebut gundul justru banyak berupa hutan rakyat.
Fokus utamanya memperkuat Jawa Barat sebagai lumbung pangan nasional. Bantuan dikucurkan ke kelompok tani, yayasan, LSM, dan koperasi di kawasan rawan pangan, melibatkan Badan Ketahanan Pangan Jabar, Rumah Zakat Indonesia, dan Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia. Imbauan ke petani kerap disusun dengan masukan BMKG.
Pada 2014 ia mendorong berdirinya bank pertanian nasional yang memberi kredit berbunga terjangkau. April 2010, bersama Menteri KKP Fadel Muhammad, ia membuka program minapolitan di Sukabumi.
Juni 2014 ia menerima Satya Lencana Wirakarya bidang pertanian dari Presiden SBY. Tahun yang sama Jabar meraih Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing terbanyak: lima dari 14 kategori plus dua Grand Award.
Priangan.org dibuat di era Aher–Demiz untuk memantau harga kebutuhan pokok di pasar-pasar Jawa Barat, bisa diakses lewat SMS, agar petani dan konsumen bisa menentukan waktu jual-beli dan inflasi tertahan.
Majalengka dan Cirebon disiapkan sebagai kawasan industri padat karya, dengan Jepang dan Korea Selatan sebagai investor asing utama. Pemindahan ini bertujuan mengurangi kepadatan di pinggiran Jakarta.
Syaratnya infrastruktur pendukung, terutama pelabuhan, supaya Jawa Barat tak lagi bergantung pada Tanjung Priok.
Tender proyek diubah dari manual ke elektronik lewat Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk menutup celah korupsi. Saat itu Jabar satu dari lima provinsi yang menerapkannya, bersama Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo.
Tugas dan tata kerja Badan Pelayanan Perizinan Terpadu ditata ulang lewat Pergub Jabar No. 63 Tahun 2009. Menjelang Pilpres 2014 ia meneken kerja sama dengan BPKP untuk mengawasi dana bantuan sosial.
Pada 2012 dan 2014 Jawa Barat meraih Adiupaya Puritama dari Kementerian Perumahan Rakyat sebagai pembina pembangunan perumahan rakyat terbaik se-Indonesia, diserahkan pada puncak Hari Perumahan Nasional.
Seluruh daftar prestasi Pemprov Jabar di bawah Kang Aher yang tercatat. Pilih tahun pada grafik atau cari kata kunci, misalnya "Adiupaya", "WTP", atau "MTQ".
Empat kali bertarung, tiga kali menang.
Sahabat yang baik juga tahu duduk perkaranya. Ini yang tercatat, apa adanya.
Beredar kabar Aher melarang Jaipong. Ia membantah lewat keterangan pers: yang ia minta hanya agar busana dan gerakan penari diperhalus, lebih sopan dan terhormat.
Desas-desus Gunung Ciremai akan dijual kepada Chevron ia tegaskan sebagai hoaks, sambil mengingatkan bahwa penyebar kabar palsu bisa dipidana.
Aher memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dugaan suap proyek Meikarta yang menjerat Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. Ia ditanya soal SK No. 648/Kep.1069-DPMPTSP/2017 (23 November 2017) yang mendelegasikan rekomendasi pembangunan ke Kepala DPMPTSP Jabar.
Menurutnya, Perpres No. 97 Tahun 2014 memang mengatur rekomendasi penanaman modal ditandatangani kepala dinas PTSP, bukan gubernur, dan Pemprov hanya merekomendasikan lahan clean and clear sekitar 86,4 hektare. Dua panggilan sebelumnya (20 Desember 2018 dan 7 Januari 2019) tak ia hadiri karena surat salah alamat; ia lalu menelepon call center KPK untuk menyatakan siap diperiksa.
Alih-alih pesta, Aher menutup 2009 dengan memberi penghargaan bidang seni, budaya, dan pariwisata Jabar 2009, meresmikan pemancar televisi (ITTS) untuk tiga wilayah, lalu bermuhasabah bersama warga di Masjid Pusdai Jawa Barat.
Isi halaman ini diolah dari artikel Ahmad Heryawan di Wikipedia bahasa Indonesia, dengan lisensi CC BY-SA 4.0. Daftar penghargaan disalin dari artikel tersebut dengan perbaikan ejaan ringan. Wikipedia sendiri menyebut angka yang berbeda: sedikitnya 150 penghargaan dalam enam tahun, dan di bagian lain 75 penghargaan; daftar lengkapnya memuat 206 entri.
Daftar pustaka: Juanda (2021). Hukum Pemerintahan Daerah. Penerbit Alumni.